“Pendidikan kita hanya menghadirkan manusia sekuler, termasuk para professor “ singgung fahmi amhar.
Realitas diatas beliau angkat melihat banyaknya para intelektual yang enggan menjadikan syariah Islam sebagai solusi dari sejumlah problematika kehidupan.
“Seharusnya, kalau mereka berpikir sampai level pengetahuan tingkat VI, pasti mereka akan meyakini Islam sebagai ideologi” papar beliau.
Acara ini dihadiri sejumlah dosen, peneliti, guru besar dan mahasiswa pascasarjana dari berbagai perguruan tinggi di Makassar.
Koordinator Lajnah Khusus Intelektual HTI Sulsel, Arman Kamaruddin, mengatakan, FIM yang akan diselenggarakan secara berkala ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, gerak langkah dan kontribusi intelektual muslim dalam membangun peradaban Islam.
Gelaran FIM HTI Sulsel seri pertama ini mengambil tema “Peran Intelektual Muslim Menyongsong Kebangkitan Peradaban Islam”. Pemilihan tema ini karena Islam meletakkan para intelektual dalam posisi terhormat sebagai pendidik umat dan sekaligus pelindung mereka dari berbagai kepentingan yang hendak menghancurkan umat. Dengan pengetahuan mereka yang mendalam akan berbagai fakta yang terjadi, intelektual adalah pihak yang seharusnya paling peka terhadap perkembangan kondisi umat. [aulia.yahya/htipress/syabab.com]

ditulis oleh wahyudi , 04 September 2012
memang pendidikan di indonesia melahirkan generasi sekuler, makanya dari itu kewajiban kita untuk merubahnya. merubahnya tidak hanya koar-koar dengan demo aja, (1) mari kita belajar dengan sungguh2 jadi orang pintar, (2) setelah lulus kuliah kita harus bekerja masuk kedalam bidang itu, kalo dalam pendidikan kita harus jadi guru dan memperbaiki siswa karena pendidikan yang baik lambat laun akan merubah sikap bahkan dalam jangka panjang akan merubah peradaban, (3) jadi orang cerdas agar bisa masuk dipemerintahan untuk merubah lewat birokrasi pendidikan. kalo kita menganggap pendidikan di indonesia salah, jangan diam aja, jangan demo saja tanpa belajar, tetap BELAJAR karena perubahan akan lahir dari orang yang pintar. oke kawan. selamat berjuang!!!



















