Home

Kampanye Rajab, Seruan Khilafah Goncangkan Australia

Syabab.Com - Rajab ini menjadi bulan spesial bagi warga Muslim Australia. Pasalnya, sebuah konferensi tentang Khilafah kembali digelar di negeri Kangguru tersebut. Hizbut Tahrir Australia telah menggelar apa yang mereka sebut dengan Rajab Kampanye (Rajab Campaign) pada tahun 2008 ini dengan kegiatan publik yang sangat mencolok digelar di Sydney Barat. Sekitar 650 anggota dari komunitas lokal melihat sebuah eksibisi galeri foto, film dokumenter dan mendengarkan diskusi dan perbincangan. Semuanya mengacu pada satu topik seputar 'Penghancuran Khilafah'.

Kerja Keras Barat Menghancurkan Khilafah

Utsman Badar berbicara pada peserta yang hadir menggambarkan kepada mereka sejarah ringkas bagaimana pemerintah Barat- terutama Inggris - melemparkan serangan setelah serangan pada dunia Muslim hingga akhirnya Khilafah Utsmani dibubarkan pada bulan Maret 1924. Dia menerangkan bagaimana pada kekuatan Barat menggunakan sederetan waktu untuk melakukan serangan, hampir mencapai tiga abad: upaya kaum misionaris untuk melakukan percikan sentimen nasionalis dan menyebarkan ide-ide yang bukan Islam, serangan politik hingga menimbulkan pemberontakan, pemaksaan aturan konstitusi, serangan militer hingga invasi serta pendudukan dan memilih para agen seperti Mustafa Kemal.

Utsman Badar juga menilai adanya kontribusi Australia dalam menghancurkan Khilafah.

"Australia sering kali memandang sebagai penonton yang tak bersalah dalam politik internasional, padahal pada kenyataannya sama sekali berlawanan. Itu boleh jadi tak menyenangkan bagi beberapa orang, tetapi jauh dari penonton tak bersalah, Australia, yang dikenal sebagai koloni Inggris pada masa lalu, dan sebuah negara modern berdaulat merdeka hari ini, mendukung kerangka kebohongan internasional, peran utama eksploitasi dan perusakan oleh kekuatan Barat. Pesan kita untuk masyarakat Australia, dalam pemandangan ini, bahwa mereka harus bangkit berdiri menentang ayah-ayah mereka dan anak-anak mereka diperlakukan seperti untuk objek imperial tersembunyi dan tak dapat diterima seperti yang diinginkan Amerika Serikat dan Inggris Raya," katanya.

Barat Juga Berusaha Keras Mencegah Penegakkan Khilafah

Sementara itu, Wassim Dourehi berikutnya memberikan penjelasan kepada para peserta mengingatkan mereka bahwa pemerintah-pemerintah Barat memerlukan banyak tenaga untuk melemahkan Islam dan kaum Muslim dengan penghancuran Khilafah itu pada masa lalu sebanding dengan upaya-upaya mereka hari ini dalam mencegah penegakkan kembali Khilafah.

Wassim menyoroti berbagai strategi yang digunakan untuk mengakhiri ini, inti beberapa diantaranya seperti pemecahbelahan kaum Muslim dengan membuat klasifikasi radikal, fundamentalis, sekularis, dan moderat, mendukung dan menyebarkan sekular, Islam versi 'moderat' yang dianggap mengenakkan bagi politik Barat dan dominasi ekonomi di dunia Muslim, dan tindakan jahat kepada siapa saja yang memegang Islam secara konfrenhensif tanpa kesepakatan, dilemahkan.

Kaum Muslim yang hadir dalam acara tersebut mendukung dan meraka secara pasti dalam memegang dan mempraktekkan Islam yang mereka yakini, dan siap, tapi tidak diganggu oleh kebijakan dan strategi pemerintah Barat yang berupaya terus untuk menjaga agar Dunia Muslim ditaklukkan. Mereka juga diingatkan tentang kewajiban mereka untuk menolong memperoleh kembali nasib politik Dunia Muslim dengan bekerja untuk menegakkan kembali Khilafah.

Seruan Khilafah di Berbagai Dunia Tiada Henti

Pada bulan yang mulia ini, Rajab, tepatnya pada 28 Rajab 1342 Khilafah Islamiyyah dibubarkan. Pada tahun lalu di bulan yang sama, Rajab, Hizbut Tahrir sebuah partai politik besar berskala internasional secara mengejutkan menyerukan Khilafah yang telah menggemparkan dunia. Berbagai Konferensi Khilafah digelar dari Palestina hingga London. Puncaknya di Indonesia yang digelar di Gelora Bung Karno (GBK) tepat pada 28 Rajab/12 Agustus 2007. Lebih dari 100.000 kaum Muslim hadir menyambut seruan Khilafah tersebut [baca: Silaturahmi Bersama Para Pembicara Konferensi Khilafah].

Rajab tahun ini seruan Khilafah tiada henti terus menggema. Hizbut Tahrir sendiri menggelar berbagai kegiatan untuk mengingatkan kembali bahwa Khialfah fardhu bagi kaum Muslim. Acara digelar di berbagai negeri, mulai dari Sudan, Pakistan, hingga Sydney. Tidak terkecuali juga di negeri tempat lahirnya gerakan ini, bumi Palestina [baca: Konfrensi Khilafah Kembali Akan Gemparkan Bumi Palestina]. Serangkaian kampanye, masirah, dan mu'tamar seputar Khilafah digelar. Semua terpusat pada sebuah satu tema, "Al-Khilafah! Al-Khilafah, wahai kaum Muslimin, ia fardhu dari Rabb kalian, tempat kemuliaan kalian, mengalahkan musuh-musuh kalian, memanaskan bumi kalian, dan ia cahaya kebaikan dan keadilan bagi dunia." [z/f/hta/syabab.com]

Komentar (0)add comment

Menulis komentar
persempit | perluas
 

busy
 

Khilafah

News image

Sistem Pemerintahan yang Diwajibkan Allah adalah Sistem Khilafah

Syabab.Com - Sistem pemerintahan Islam yang diwajibkan oleh Tuhan alam semesta adalah sistem Khilafah. Di dalam sistem Khilafah...

Lebih lanjut

Anak Muda

News image

Pemuda Bangkitlah! Islam Merindukanmu!

Pemuda Islam adalah pemuda harapanYang dengan tangannya lahir sebuah kejayaanMenapak kehidupan dengan cahaya imanBergerak ke depan raih kebangkitan...

Lebih lanjut