Sat05252013

Last update03:34:08 AM GMT

HTI dan Kyai Muda NU di Kajen Pati Diskusi Tentang Khilafah

Syabab.Com - Menjelang akhir bulan Mei (29/5/11 ) di salah satu penghujung malamnya, serombongan aktivis HTI yang terdiri dari KH M. Shiddiq al-Jawi (DPP HTI); KH Nasruddin Faqih, Ust. Habib Rasyid, Ust. Labib M, Ust. A. Hadi (DPD I HTI Jateng); Ust. Hendri, Ust. Edi Samsul, Ust. Syamsul (DPD II HTI Kabupaten Pati) beranjangsana ke Pondok Pesantren Kulon Banon di Kajen Margoyoso Pati.

Rombongan disambut hangat Gus Faishol (Pondok Kulon Banon, Ketua Lembaga Bahtsul Masa’il NU Pati), Gus Umar Fayumi (Pesantren Raudlatul ‘Ulum, wakil mudir LPBA Kajen), Gus Umar Faruq (sekretaris LBM NU Pati), Kyai Ulin Nuha, Lc (Pesantren An Nur Pati), Kyai Ahmad Suja’i (Peneliti di LBM NU Pati).

Setelah beramah-tamah, acara yang juga dihadiri para santri dan tamu undangan, dilanjutkan dengan diskusi yang dimoderatori Gus Umar Faruq. Diskusi diawali dengan presentasi mengenal Hizbut Tahrir, dimana Hizbut Tahrir adalah hizbun siyasiyun mabda’uhu islam fa as-siyasatu ‘amaluhu (partai politik berideologi Islam dimana politik adalah aktivitasnya) untuk melanjutkan kehidupan Islam di seluruh aspek kehidupan.

Dilanjutkan pemaparan KH M. Shiddiq al-Jawi tentang empat pilar negara khilafah (qawa’id nidzam al-hukmi fil Islam), yakni kedaulatan di tangan syara’ bukan di tangan rakyat (as-siyadatu li asy-syar’i la li al-ummah), kekuasaan di tangan ummat (as-sulthanu li al-ummah), mengangkat khalifah yang satu wajib atas kaum muslim (nasbu khalifatin wahidin fardhun ‘ala al-muslimin), hanya khalifah yang berhak mengadopsi hukum syara’ dan melegislasi UUD dan seluruh perundang-undangan (li al-khalifati wahdahu haqqu tabaniyyi al-ahkami asy-syar’iyyati fahuwa alladzi yasunnu ad-dustura wa sa-ira al-qawanin).

Karena para ulama yang hadir adalah para ulama yang terbiasa dengan pembahasan fiqh dalam forum bahtsul masa’il sehingga terjadi uji materi terhadap berbagai pandangan fiqh siyasah yang di-tabanni (diadopsi) Hizbut Tahrir. Tidak heran jika kemudian terjadi diskusi yang hangat saat uji materi membedah satu-persatu 4 pilar tersebut dari sisi pandang fiqhiyah diperbandingkan dengan pendapat-pendapat ulama dalam kitab-kitab mu’tabarah.

Karena antusiasme para ulama membahas materi sehingga sampai akhir waktu yang disepakati masih banyak menyisakan topik fiqh siyasah yang belum tergali, walhasil disepakati ada pertemuan lanjutan dengan topik demokrasi. [lym/htipress/syabab.com]

Komentar (4)add comment
0
lanjutkan terus............!!!
ditulis oleh adi , 11 June 2011

semoga Allah merahmati para ulama yang ikhlas untuk mau berjuang di jalan Allah, amien
report abuse
vote down
vote up

Votes: +2

0
Alhamdulillah
ditulis oleh Adib Mujaddid , 14 September 2011

Pemahaman saya tentang HTI jadi semakin terarah meski baru sekali ikut diskusi ini, karena sebelumnya hanya bisa mendengar dari orang lain.

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
Subhanallah
ditulis oleh Winsyah Al Mustadjabi , 06 December 2011

Cepat atau lambat dakwah ini pasti didukung oleh para pengemban dakwah yang mukhlis yakni para pewaris nabi (al Ulama')
report abuse
vote down
vote up

Votes: +0

0
...
ditulis oleh qya_ute , 30 June 2012

bit tawfiq bwt smwa...
report abuse
vote down
vote up

Votes: +0


Tulis komentar
persempit | perluas
 

busy
Advertisement
Advertisement

Anak Muda

News image

Aku dan Islam

Syabab.Com - “Jika kamu masih mempunyai banyak pertanyaan, maka kamu belum dikatakan beriman, Iman adalah percaya apa...

Lebih lanjut
BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS