Sun05262013

Last update08:24:30 AM GMT

Artikel

“Innocence of Muslims”, Film Tak Bermutu Garapan Sutradara Dungu

Syabab.Com - Penghinaan terhadap Nabi Saw kembali terjadi kesekian kalinya, pihak anti Islam melakukan pelecehan terhadap Muhammad Saw. Kali ini muncul sebuah film berjudul “Innocence of Muslims” garapan Sam Bacile, Sutradara asal Israel yang kini tinggal di California, Amerika Serikat.

Sertifikasi Ulama ala BNPT, Upaya Membungkam Ulama Istiqomah yang Menyampaikan Kebenaran

Syabab.Com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Direktur Deradikalisasi BNPT, Irfan Idris dalam diskusi Sindoradio mengusulkan agar status ulama dan ustadz diverifikasi oleh pemerintah. Karena menurutnya radikalisme yang melahirkan terorisme itu disebabkan masih ada ulama yang mengajarkan paham Islam radikal kepada umat. Sehingga patut orang yang memiliki status ulama diverifikasi ulang, dinilai layak atau tidaknya oleh pemerintah agar tidak memunculkan kelompok-kelompok Islam radikal.

“Terorisme” Produk Radikalisme? (Tanggapan Untuk Hasibullah Satrawi)

Syabab.Com - Munculnya fenomena teror di Solo kali ini menyisihkan sebuah pertanyaan, seolah teror kekerasan tidak ada matinya dan apa akar masalah sesungguhnya?dan bagaimana upaya memotong akar kekerasan tersebut? Penulis ketika membaca opini “Deradikalisasi Kaum Muda” Harian Kompas Kamis,6 September 2012 tergerak untuk menghadirkan prespektif yang berbeda. Jika dibaca secara utuh seorang Hasibullah Satrawi telah melakukan  upaya over simplikasi terkait  relasi radikalisme dengan terorisme. Seolah radikalisme menjadi faktor tunggal atau utama  lahirnya fenomena terorisme. Begitu juga tawaran konsep Islam rahmatan lil’alamin harus menjadi konten utama dari langkah deradikalisasi.

Bentrok Sampang: Antara Perbedaan Paham dan Kepentingan Politik

Syabab.Com - Bentrok antar warga kembali meletus pada 26 Agustus di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben dan Desa Blu’uran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura. Bentrok itu terjadi antara dua kelompok pengikut Tajul Muluk yang berfaham Syi’ah dengan warga Karang Gayam dan Blu’uran yang berfaham Ahlus Sunnah.

Siapa Mengail Untung di Konflik Sampang?

Syabab.Com - Sampang membara lagi. Minggu, 26 Agustus 2012 terjadi bentrok di Desa Nangkrenang, Kecamatan Ombhen. Peristiwa Desember 2011 kembali terulang. Sesungguhnya peristiwa ini seharusnya menjadi pelajaran bagi semuanya. Terutama bagi pemerintah dalam mengurusi urusan rakyatnya.

Teror Solo: Antara Dendam & Keadilan (Sambutan Selamat Datang Untuk Hillary)

Syabab.Com - Di hari Rabu, 27 Agustus 2012 saya hadir dalam sebuah acara terbatas review buku dengan judul “Jejaring Radikalisme di Indonesia-Jejak Sang Penganten Bom Bunuh Diri” karya Bilveer Singh yang diselenggarakan oleh Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan  Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Salah satu narasumbernya adalah Prof. Ridwan Lubis (guru besar Ushuludin UIN Jakarta), buku ini mendedah relevansi radikalisme dengan aksi terorisme. Yang menarik untuk saya tanggapi saat itu diantaranya rekomendasi sang Profesor, pemerintah Indonesia harus lebih berani dan represif menangani kasus terorisme tegas sang Profesor. Saya katakan, saya tidak berangkat dari kajian pustaka tapi dari kajian empirik dan investigasi yang saya lakukan selama ini. Pemerintah dalam hal ini BNPT bersama Densus88 bukan tidak berani, justru menurut saya sudah over acting. Fakta dan data menunjukkan lebih dari 55 orang terduga teroris tewas dengan katagori extra judicial killing, dan ini pelanggaran serius terhadap HAM. Belum lagi menyangkut perlakuan terhadap keluarga mereka, banyak aduan yang menggambarkan betapa arogansinya aparat Densus88. Justru kritik saya untuk kontra-terorisme yang ditangani oleh BNPT perlu adanya evaluasi dan mereka sendiri mau legowo untuk otokritik dengan strategi yang di lakukan. Kenapa demikian? Sekarang kasus teror Solo sedikit memberi jawaban dan mengkonfirmasi kritik saya selama ini.

Sekeping Hati Untuk Rohingya

Syabab.Com - Bulan Ramadan kembali ternoda oleh kekerasan dan pembantaian yang dilakukan ekstrimis Budha serta mendapat dukungan pemerintah Myanmar terhadap komunitas muslim Rohingya. Badan PBB urusan pengungsi UNHCR menyebutkan akibat penyerangan yang terjadi sejak bulan Juni lalu, jumlah kaum Muslim yang tewas telah mencapai 20 ribu, sedang ratusan ribuan lagi terpaksa mengungsi. Membaca kutipan di atas,  barangkali ada yang berpikiran buat apa susah payah memikirkan umat Islam Rohingya yang berada di luar negeri, memikirkan dapur agar tetap mengepul  saja sudah pusing tujuh keliling. Pendapat hampir senada mengatakan bahwa persoalan muslim rohingya adalah persoalan dalam negeri Myanmar, bukan persoalan Indonesia. Jadi, apa pentingya masyarakat Indonesia harus ngotot campur tangan membela muslim Rohingya? Termasuk apakah patut mengecam pemerintah Myamar seperti yang dilakukan sejumlah gerakan Islam beberapa waktu lalu.

Perilaku Buruk Pemeluk Buddha

Syabab.Com - Pada September tahun lalu di Sri Lanka sekelompok massa Budha Sinhala yang dipimpin oleh sekitar 100 biksu Buddha menghancurkan sebuah tempat suci Muslim di kota kuno Anuradhapura. Pada saat kerumunan orang melambaikan bendera umat Buddha yang berwarna-warni, emas dan merah, seorang biksu membakar sebuah bendera ijau Islam berwarna hijau. Para biarawan mengklaim bahwa kuil itu berada pada lahan yang telah diberikan kepada orang Sinhala 2.000 tahun yang lalu - sebuah kiasan atas kepemilikan mereka atas seluruh negara pulau itu, sebagaimana tertulis dalam teks-teks keagamaan kuno.

Revolusi Syam dan Ketakutan Kaum Kafir Akan Kemenangan Islam

Syabab.Com - Surat kabar The New York Times mengatakan bahwa “banyak yang percaya bahwa dukungan Rusia ke Suriah berasal dari keinginan Moskow untuk terus menjual senjata kepada rezim Presiden Bashar al-Assad, atau berusaha untuk mempertahankan fasilitas angkatan lautnya di pelabuhan Tartus, namun ini hanya spekulasi dangkal dan menyesatkan. Sedang alasan sebenarnya di balik perlawanan Rusia terhadap tindakan internasional apapun pada Assad adalah ketakutnya akan penyebaran ekstremisme Islam.”

Advertisement
Advertisement

Anak Muda

News image

Aku dan Islam

Syabab.Com - “Jika kamu masih mempunyai banyak pertanyaan, maka kamu belum dikatakan beriman, Iman adalah percaya apa...

Lebih lanjut