Sun05262013

Last update08:24:30 AM GMT

Asosiasi Wartawan Berusaha Melarang Konferensi Khilafah di Mesir, Konferensi Tetap Digelar Hari Ini Sabtu, 07 Juli 2012 [v]

Get Adobe Flash Player here
  • Prev
  • 1 of 2
  • Next

Syabab.Com - Asosiasi Wartawan yang mengklaim berjuang Untuk kebebasan berpendapat berusaha melarang Konferensi Khilafah yang akan digelar Hizbut Tahrir di Gedung Asosiasi, Mesir. Pihak Hizbut Tahrir mempertanyakan upaya pembatalan konferensi yang akan mengemukakan solusi vital ini sebagai sebuah bencana.

Sebagaimana dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Maktab I'lami Hizbut Tahrir Wilayah Mesir pada hari Ahar, 01/07/2012, upaya pembatalan tersebut terjadi setelah selesainya publisitas luas di semua provinsi, dan setelah diinformasikannya kepada masyarakat terkait waktu dan tempat digelarnya konferensi.

Surat kabar “al-masry al-youm” pada edisi Jum’at tanggal 9 Sya’ban 1433 H bertepatan dengan tanggal 29 Juni 2012 M, mempublikasikan sebuah berita berjudul: “Asosiasi wartawan menarik dari menjadi tuan rumah sebuah konferensi untuk memperingati “Khilafah Islam” karena penolakan sejumlah anggota“.

Surat kabar mengatakan dalam berita yang dipublikasikannya bahwa Asosiasi Wartawan telah mengirim surat kepada para penanggung jawab Hizbut Tahrir yang isinya:

“Kami meminta maaf terkait pembatalan Konferensi Anda di gedung Asosiasi Wartawan, dan kami mengundang Anda untuk mengembalikan biaya penyewaan aula.”

Menurut surat kabar itu bahwa alasan utama permintaan maaf Asosiasi dari menjadi tuan rumah konferensi adalah dikarenakan sejumlah anggota yang menolak gedung Asosiasi untuk dijadikan tuan rumah konferensi seperti ini.

Ini bertentangan dengan apa yang dikutip surat kabar dari Karim Mahmud sekretaris Asosiasi bahwa alasan pembatalan konferensi ini adalah karena gedung Asosiasi belum pulih dari akibat kebakaran yang terjadi baru-baru ini di lantai lima. Padahal semua tahu bahwa tempat konferensi adalah di lantai dasar, yang tidak mengalami kerusakan apapun. Semua ini menegaskan bahwa pembenaran murahan ini hanya untuk upaya pembatalan konferensi.

Dengan tegas pihak Hizbut Tahrir mempertanyakan apakah ini kebebasan berpendapat dan kata yang selalu dinyanyikan. "Sementara Anda melarang orang untuk mengemukakan solusi atas masalah vital, yaitu bagaimana menciptakan kebangkitan di tengah umat ini? Bukankah ini sebuah bencana? Dan justru larangan ini datang dari mereka yang mengaku membawa bendera pemikiran, bahkan akan berjuang demi kebebasan berpendapat, yang tidak akan membredel dan memberangus pandangan orang lain, maka ini sungguh merupakan bencana yang lain."

"Sungguh ini merupakan cara-cara yang sama yang dipraktekkan oleh rezim sebelumnya, yang dikuasai oleh badan intelijen dan keamanan negara. Akankah hal ini diterima setelah revolusi yang diberkati, yang seharusnya sistem negara tiran itu telah musnah, juga badan keamanan yang tidak menghargai nyawa orang?"

Dalam pernyataan tersebut, Hizbut Tahrir menantang mereka yang otaknya telah teracuni budaya Barat agar menghadiri konferensi dan menjatuhkan argumen dengan argumen. "Janganlah Anda menjadi paku pertama yang ditancapkan pada peti mati revolusi ini".

Sekalipun ada upaya pembatalan, konferensi Khilafah akan tetap digelar pada hari ini, Sabtu, 07/07/2012, sebagai konferensi khilafah pertama di negeri Kinanah tersebut. Konferensi tersebut mengangkat tema: "Jalan Kebangkitan Umat, Khilafah yang Sesuai dengan Metode Kenabian". Allahu Akbar! [m/htipress/syabab.com]

Lihat Video:

JavaScript is disabled!
To display this content, you need a JavaScript capable browser.

BOX

Asosiasi Wartawan Yang Mengklaim Berjuang Untuk Kebebasan Berpendapat Berusaha Melarang Konferensi Khilafah Yang Akan Digelar Hizbut Tahrir di Gedung Asosiasi

Surat kabar “al-masry al-youm” pada edisi Jum’at tanggal 9 Sya’ban 1433 H bertepatan dengan tanggal 29 Juni 2012 M, mempublikasikan sebuah berita berjudul: “Asosiasi wartawan menarik dari menjadi tuan rumah sebuah konferensi untuk memperingati “Khilafah Islam” karena penolakan sejumlah anggota“.

Surat kabar mengatakan dalam berita yang dipublikasikannya bahwa Asosiasi Wartawan telah mengirim surat kepada para penanggung jawab Hizbut Tahrir yang isinya: “Kami meminta maaf terkait pembatalan Konferensi Anda di gedung Asosiasi Wartawan, dan kami mengundang Anda untuk mengembalikan biaya penyewaan aula.” Menurut surat kabar itu bahwa alasan utama permintaan maaf Asosiasi dari menjadi tuan rumah konferensi adalah dikarenakan sejumlah anggota yang menolak gedung Asosiasi untuk dijadikan tuan rumah konferensi seperti ini.

Ini bertentangan dengan apa yang dikutip surat kabar dari Karim Mahmud sekretaris Asosiasi bahwa alasan pembatalan konferensi ini adalah karena gedung Asosiasi belum pulih dari akibat kebakaran yang terjadi baru-baru ini di lantai lima. Padahal semua tahu bahwa tempat konferensi adalah di lantai dasar, yang tidak mengalami kerusakan apapun. Semua ini menegaskan bahwa pembenaran murahan ini hanya untuk upaya pembatalan konferensi.

Dalam kondisi apapun isyarat pembatalan konferensi dapat dilakukan satu minggu sebelum konferensi berlangsung, walaupun telah memperoleh persetujuan tertulis dan penetapan akad dengan Asosiasi sejak sebulan? Namun hal ini dilakukan setelah selesainya publisitas luas di semua provinsi, dan setelah diinformasikannya kepada masyarakat terkait waktu dan tempat digelarnya konferensi!

Kami di Hizbut Tahrir mengatakan:

1 - Apakah ini kebebasan berpendapat dan kata yang selalu Anda nyanyikan? Sementara Anda melarang orang untuk mengemukakan solusi atas masalah vital, yaitu bagaimana menciptakan kebangkitan di tengah umat ini? Bukankah ini sebuah bencana? Dan justru larangan ini datang dari mereka yang mengaku membawa bendera pemikiran, bahkan akan berjuang demi kebebasan berpendapat, yang tidak akan membredel dan memberangus pandangan orang lain, maka ini sungguh merupakan bencana yang lain.

2 - Sungguh ini merupakan cara-cara yang sama yang dipraktekkan oleh rezim sebelumnya, yang dikuasai oleh badan intelijen dan keamanan negara. Akankah hal ini diterima setelah revolusi yang diberkati, yang seharusnya sistem negara tiran itu telah musnah, juga badan keamanan yang tidak menghargai nyawa orang?

3 - Semua orang tahu bahwa kami akan terus menggelar konferensi kami ini pada waktu dan tempatnya, dan kami merencanakan sebuah konferensi yang luar biasa, Insya Allah.

4 - Kami katakan kepada mereka yang otaknya telah teracuni budaya Barat di negeri kami: Kami mengundang Anda untuk menghadiri konferensi ini untuk menjatuhkan argumen dengan argumen, jika Anda memiliki argumen; dan Anda jangan berlagak seperti kelelawar hitam yang berusaha menekan dari balik layar untuk melarang kebenaran yang akan kami sampaikan dengan terus terang di setiap tempat.

5 - Kami sampaikan kepada Asosiasi wartawan: Anda jangan tunduk dengan tekanan yang dilakukan kepada Anda. Konsistenlah dengan perjanjian yang telah Anda putuskan sendiri, serta akad yang telah Anda buat bersama kami. Janganlah Anda menjadi paku pertama yang ditancapkan pada peti mati revolusi ini.

﴿ يَاقَوْمَنَا أَجِيبُوا دَاعِيَ اللهِ ﴾

Hai kaum kami, terimalah  orang yang menyeru kepada Allah.” (QS. Al-Ahqâf [46] : 31)

Maktab I’lami Hizbut Tahrir
Wilayah Mesir

 

Komentar (0)add comment

Tulis komentar
persempit | perluas
 

busy
Advertisement
Advertisement

Anak Muda

News image

Aku dan Islam

Syabab.Com - “Jika kamu masih mempunyai banyak pertanyaan, maka kamu belum dikatakan beriman, Iman adalah percaya apa...

Lebih lanjut
BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS