Syabab.Com - Setidaknya 102 orang telah syahid dibunuh oleh pasukan keamanan rezim diktator Suriah pada Jumat, 27/01/2012. Dewan Umum Revolusi mengatakan, sehari setelah 14 anggota dari sebuah keluarga dibunuh di kota Homs, Kamis.
Darah para syuhada terus mengalir hingga Jumat pada aksi Jumat Hak untuk Mempertahankan Diri. Sekalipun demikian, bahkan di beberapa tempat hujan mengguyur, kaum Muslim tetap turun ke jalan-jalan dan berkumpul di pusat-pusat pertemuan untuk menyerukan Jumat Hak Mempertahankan Diri. Aksi hari Jumat kemarin merupakan aksi jumat ke-30 sejak bergulirnya protes di Suriah.
Di Baba Amru, Homs, sebuah video juga menggambarkan syuhada Osama Idris yang juga syahid setelah dibantai pasukan Assad. Sebuah video juga memperlihatkan 5 syuhada tergeletak di lantai, tidak ada satu pun yang dapat menolong mereka ketika para penembak jitu Assad menembaki siapa pun yang melintasi.
Ribuan warga berkumpul di Baba Amru sambil mengiri jenazah para syuhada sembari meneriakkan yel-yel "labaik, labaik ya Allah".
Di Damaskus, syahid Mazen Rafique telah dibunuh pasukan setia Bashar al-Assad. Sementara di Nahir Aisha, Damaskus, tembakan berat oleh pasukan Assad mengarah kepada rakyat. Sebuah aksi besar-besar warga digelar di sebuah kota di luar Damaskus, yang telah dikuasai pasukan Kemerdekaan Suriah.
Di Daraa, seorang remaja Khalid Adnan al-Metheb termasuk satu diantara 10 yang syahid dibantai pasukan Assad. Ribuan orang berkumpul di Dael, Daraa, "seruan kami untuk kemerdekaan, kami di sini datang ya Allah".
Di Idlib seorang pria ditembak pasukan Assad. Syahid Abdu Adnan Sheikh Sha'aban syahid dibantai pasukan setia Assad. Wajah dan lehernya berlumuran darah. Warga tidak kembali hingga Suriah merdeka. Sementara di al-Ghadafa, Idlib, warga meneriakan "Ya Allah, segerakanlah kemenangan kami".
Di Aleppo, puluhan ribu orang berkumpul di halaman masjid dan meneriakkan hengkangnya rezim Suriah. Aksi massa juga digelar di Douma, Damaskus, ribuan warga berkumpul, "Air mata kami jatuh untuk para syuhada".
Di Baba Hud, Homs, warga meninggikan panji-panji Rasulullah serta meneriakkan yel-yel revolusi. Warga juga membakar bendera Rusia dan Amerika sebagai bentuk penolakan campur tangan kedua negara itu.
Demikianlah, warga Suriah terus berdiri untuk melawan penguasa keji Bashar al-Assad di Jumat ke-30 sejak aksi jumat pertama kali muncul sebagai efek domino dari revolusi di dunia Arab yang dimotori oleh rakyat Tunisia.
Darah para syuhada terus mengalir membahasi bumi Syam memanggil pertolongan dari saudara-saudara mereka di belahan bumi lainnya untuk segera membebaskan kaum Muslim di Suriah dari cengkraman kekejaman Bashar al-Assad.
Muslim di Suriah tidak menginginkan PBB, Liga Arab, Amerika atau Rusia serta resolusi-resolusi lainnya yang hanya memperlama pembantaian Assad terhadap kaum Muslim. Kaum Muslim Suriah hanya menanti pertolongan dan kemenangan dari Allah Swt, dengan bergeraknya para tentara Muslim yang mukhlish untuk melindungi warga serta melawan rezim.
Semoga Allah Swt. segera memberikan pertolongan dan kemenangan kepada umat Muhammad ini sehingga dapat kembali bersatu di bawah panji-panji al-liwa dan ar-royah, yang akan menyatukan kaum Muslim sedunia. Di saat itulah, tidak akan ada rezim pun yang berani menzhalimi kaum Muslim. Insya Allah, Khilafah semakin dekat. [m/f/z/sdr/reuturs/syabab.com]
Lihat Video:
(satu diantara puluhan video)






![Atas Nama Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi, Belgia Larang Konferensi Khilafah [v] Atas Nama Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi, Belgia Larang Konferensi Khilafah [v]](http://syabab.com/images/resized/images/stories/a-bulshit-demokrasi-pencekalan1_185_120.jpg)
![Allahu Akbar! Ribuan Kaum Muslim dari Seluruh Inggris Menggelar Aksi Dukungan untuk Revolusi Suriah dan Khilafah [v/f] Allahu Akbar! Ribuan Kaum Muslim dari Seluruh Inggris Menggelar Aksi Dukungan untuk Revolusi Suriah dan Khilafah [v/f]](http://syabab.com/images/resized/images/stories/hizb-uk-for-syam-homs-2012/hizb-uk-4-suriah-2012-010_185_120.jpg)









