
Syabab.Com - Surat kabar “The Sunday Telegraph”, edisi Ahad (24/2) mengungkapkan bahwa komandan militer Inggris dan Amerika telah mengajukan rencana untuk mengambil alih persediaan senjata kimia Suriah atau menghancurkannya, jika negara semakin terperosok ke dalam kekacauan lebih lanjut. Menurut beberapa sumber intelijen yang mengatakan bahwa “Kelompok ekstremis Islam yang sedang memerangi pasukan pemerintah sudah berada di dalam Suriah, dan sudah dalam posisi yang memungkinkan untuk menyerang persediaan senjata pemusnah missal. Sehingga pilihan yang paling mungkin untuk mencegah senjata-senjata itu jatuh ke tangan mereka adalah menghancurkan persediaan senjata itu melalui serangkaian serangan udara.”



























